Selasa, 12 April 2016

Tentang Rindu

Dalam keheningan malam
diselimuti langit nan gelap
kenapa selalu saja rindu datang menghampiri
ia datang bak cahaya dalam kegelapan
namun jua layaknya menggenggam duri mawar

lantas timbul sebuah pertanyaan
'akankah ia merasakan hal yang sama?'
ah.. kurasa rindu ini tunggal

dan bagaimana cara ku mengungkapkan rindu itu padamu
wahai kau yang kurindukan?
ingin ku mengatakan namun sulit tuk berucap
memendam pun menjadi budaya saat rindu itu datang

aku pun teringat
bahwa ada Dia yang menciptakan rindu
ku curahkan segala isi hatiku kepada-Nya
dan do'a ku untukmu adalah wujud dari ungkapan rinduku
dapatkah kau merasakannya?
Dia pasti selalu mengirimkan per-peri kecilnya
untuk menyampaikan hal itu padamu

biarlah kini ku merasakan perihnya rindu yang terus terpendam
karena ku yakin
kelak takkan ada hijab lagi tuk ku sampaikan
langsung tertuju padamu

karena pada saat itu, engkaulah yang menjadi pelengkapku
kau yang menjadi tulang rusukku
aku yang menjadi tulang punggungmu
pengisi sela-sela jariku
dan penyempurna bagi agamaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar